Siapa yang belum nonton Ayat-ayat Cinta??? Tunjuk atap!
Yak, filmnya sih…yaa…lumayan kocak dan sangat mengharukan.
Kocaknya…lagu openingnya saja sudah menarik dan lucu, jadi menambah semangat menonton. Terus beberapa adegan juga diperankan dengan kocak, seperti saat Fahri dan Maria berdiri di tepi Sungai Nil membicarakan perihal (alah, bahasanya!) jodoh. Setelah membicarakan hal itu, mereka saling bertatapan dan akhirnya Fahri sadar sambil membaca istighfar untuk tidak menatap Maria. Terus yang kocak lagi, adegan saat Nurul dikenalkan dengan Aisyah yang telah menjadi istri Fahri. Nah di situ adegannya Nurul menjamu Aisyah dengan sikap over-baik sehingga malah mencurigakan. Beberapa percakapannya juga kocak. Kalau mau tau, nonton sendiri deh!
Banyak juga adegan yang mengharukan. Seperti waktu Aisyah meminta Fahri menikahi Maria. Ooohh…diperankan dengan sangat baik dan membawa penonton hanyut dalam perasaan. Terus adegan…adegan apa lagi ya? Yang Fahri akhirnya dibebasin tu lumayan mengharukan. Terus adegan Aisyah cemburu sama istri kedua Fahri, yaitu Maria. Banyak lagi lah, yang saat-saat mereka nangis tu bikin penonton pengen nangis juga. Ssstt…aku juga nangis loh waktu nonton di bioskop yang bernaung di salah satu mall di Jogja itu. Tapi nangisnya bukan karena film, karena…ada deh! Pokoknya jadi ga serius 100% nontonnya gara2 dikacaukan SMS2 gaib, he7
Lumayan lah filmnya. Adegan lucu dan mengharukan ditampilkan silih berganti, jadi bisa ganti2 suasana hati penonton.
Tapi agak kecewa juga sih, soalnya ada yang beda sama novelnya. Proses dari Fahri ketemu sama Aisyah sampai menikah tu singkat banget, jadi terkesan ngebut kalau dibandingkan dengan novelnya. Terus Maria diceritain cuma tinggal sama ibunya, padahal di novelnya tinggal sama ayah dan adek laki-lakinya juga. Terus adegan penyiksaan di penjara juga hilang (aku ga bisa bayangin kalo Fedi Nuril BENAR-BENAR harus memerankan penyiksaan itu, WAJAR lah kalo dihilangkan bagian itu). Terus di novelnya ga ada cerita Fahri, Aisyah, dan Maria tinggal bertiga. Jadi ga ada jealous2an. Ada juga Maria langsung sakit setelah Fahri dibebaskan, jadi langsung tinggal di rumah sakit. Pengarang novelnya ga kenapa2 tuh ceritanya melenceng dari novel???
Nah ternyata eh ternyata, ni film bikin heboh juga. Banyak infotainment yang mengusung film ini sebagai berita utamanya. Mungkin secara film kayak gini jarang banget di Indonesia, jadi sensasional gitu, he7 Terus di infotainment-nya pasti nyangkut2in masalah agama si pemeran2nya sama peran di film. Untung buat mereka juga sih, jadi TOP mendadak (sebelumnya emang sudah top, tapi jadi tambah TOP). Untung buat aku sih…bisa sering2 liat Fedi Nuril, KYAAAAAAA………….!!!!!!!!!
Nah trus nih, katanya ni film memecahkan rekor jumlah penonton! Kalo ga salah sudah dua juta penonton…plok3x…hebat ya???
1 kalimat yg masih mengusik pikiranku dari film itu, kalimatnya Maria…
Sekarang aku tahu, bahwa antara cinta dan rasa ingin memiliki itu beda.
Yak, jujur aku belum ngerti bedanya, maksudnya aku ga ngerti arti cinta dan rasa ingin memiliki. Ada yang bisa jelasin??? (^_^)”a thx
